WELCOME

Jumat, 01 Juli 2011

Satu kata, seribu makna, sejuta pertanda......

Suaraku sudah mulai jarang didengar. Hatiku mulai tiada yang perduli. Keberadaanku mulai tidak dirindukan. Meski begitu, aku masih hidup dalam tubuh ini. Tubuh yang suatu saat nanti akan musnah termakan oleh waktu. Meski tubuh ini akan hilang, namun segala perasaan dan kenangan pasti akan tetap tertinggal. Sekali saja aku ingin dicintai. Sekali saja aku ingin diberi kesempatan untuk mencintai. Bukan aku terburu-buru. Menurutku semua ini wajar saja. Entah mengapa, rasa yang indah itu kini semakin memudar, hilang, entah karena termakan zaman, ataukah karena termakan oleh dirinya sendiri. Aku tidak begitu paham soal ini. Seumur hidup belum pernah aku begitu dekat dengan lawan jenis (tentunya, masih normal dong). Mungkin itulah sebabnya aku tidak begitu paham saat temanku berkata masalah cintanya begitu berat. Dalam hati aku cuma berkata "berat dimananya sih??". Apa mungkin aku sudah mulai terlalu logis dan mengesampingkan rasa dan hasrat yang seharusnya ada? entahlah...

Namun, aku masih ingat saat pertama kali aku tertarik pada lawan jenis saat aku masih duduk di bangku SMP. Ya, wajar saja sih, waktu itu kan  lagi masa-masa pubertas....hehehe... ya anggap aja itu cinta simpanse lah,, lucu memang. Paling tidak, aku tau bahwa aku sudah mulai beranjak remaja saat itu. Dan paling tidak aku tahu bahwa aku jelas-jelas masih normal hahahaa.....

Yang kedua adalah saat aku duduk di bangku SMA, lagi-lagi jatuh cinta (hahayy) pada cowok. Ya untunglah, masih normal juga. Masih ada rasa suka, kesal, cinta (mungkin), dan rasanya seperti nano nano. Mungkin banyak orang menganggap aku "old fashion", bukan seperti itu maksudku. Menurutku, aku melakukan apa yang sudah sewajarnya namun tetap tidak melanggar norma2 yang berlaku. Bagiku itu sangat terhormat untuk dilakukan. Aku tidak (atau belum) pernah berciuman (maaf), peluk2an, apalagi zina. Doaku adalah agar aku slalu dilindungi dari hal-hal demikian. Karena pasti akan kubiarkan tubuhku menjadi hak bagi suamiku kelak. Buat yang belum jadi suami ya maap2 aje ye.....

Tapi ya, banyak temanku yang sudah mulai "menemukan" cintanya (tapi belum tentu cinta sejatinya). Kadang aku berpikir, "aku kapan ya mau punya pacar, pacar yang seperti blablabla...., tapi yang jelas karena aku tipe orang yang tidak suka ribet, simpel, dan menurutku mandiri sih, mudah2an kelak aku dipasangkan dengan lelaki yang lebih dewasa, baik dari segi umur, pola pikir, dan kemapanan...hahahayy.

Cinta, memang tidak bisa didefinisikan secara eksplisit. Kadang orang menyalahgunakan cinta untuk melampiaskan hawa nafsu. Tapi apakah memang cinta itu buta? Ya, karena saya belum mengalami hal demikian, mungkin hanya pertanyaan2 saja yang bisa diutarakan. Semntara jawabannya akan menunggu seiring berjalannya waktu. Hingga suatu saat nanti tib waktuku untuk bertemu dengan orang yang benar2 untukku...hehehhe...

Aku so swit banget ya. Jarang2 lho Estira Woro Astrini ngomongin hal beginian. Mustinya masuk Guinness book of record deh...wkwkwk... 

0 komentar:

Posting Komentar