WELCOME

Rabu, 27 Maret 2013

Mimpi yang Inspiratif

Assalammu'alaikum wr wb. 

Postingan pagi ini mau sedikit menceritakan tentang mimpiku yang sangat inspiratif. Tepatnya tanggal 26 Maret 2013 kemaren aku terbangung dengan penuh rasa heran. Karena mimpi sebelum sholat subuh yang selalu terngiang-ngiang. Mimpinya itu aku inget banget, settingan latarnya di sebuah toko buku lagi acara penanda tanganan buku gitu. Dan aku adalah penulis yang menandatangani buku2 itu. Aku lupa sih judul bukunya apa. Tapi, aku inget banget nama penaku "Nikita Tata". What the...??? Hahahhaa, kalo inget itu jadi pengen ketawa sendiri. Lucu banget itu namanya. Trus aku inget dalam mimpi itu aku nanya, apa sih artinya Nikita Tata. Ada yang jawab : Nikita Tata itu maksudnya Ni Kita Tata lagi moralnya. Hhaahahaha... kocak banget ini mimpi. Ya, mudah-mudahan sih jadi kenyataan. Aku emang pengen jadi penulis dari umurku masih belia kinyis-kinyis. Mau menulis fiksi alias cerita-cerita, dongeng-dongeng. Buatku menulis adalah salah satu bentuk realisasi dari khayalan-khayalan. Ya mungkin pekerjaan utamaku bukan seorang penulis, tapi aku pengen itu menjadi hobi yang selalu kutekuni sampe nanti jadi nenek-nenek. Amiiiiin :D

Oya, untuk menemani pagi yang cerah ini, mungkin bisa mendengarkan lagunya Standing Egg yang judulnya : Break Up for you, Not yet for Me... bukan bermaksud membuat galau sih, cuma lagunya enak aja didengerin sambil sarapan pagi....nyummiii...what a life... :D


Minggu, 24 Maret 2013

I Want to Kiss U (~^ )3 (^_^)

Assalammu'alaikum wr wb.

Judul postingan kali ini agak mencurigakan ya.... padahal sebenernya bukan tentang hal-hal yang berbau mesum lho. Postingan kali ini mau sharing tentang lagu dari band indie Korea "Standing Eggs" yang judulnya KISS. Mungkin banyak yang belum tau tentang band ini. Sebagian besar orang hanya mengenal Korea lewat Boyband sama Girlband nya aja. Padahal, Korea itu juga punya band-band indie yang kualitas musiknya bagus-bagus. Sama sih kayak Indonesia, musisi indie malah kurang dikenal di negara sendiri. Nah, buat yang belum tau lagunya, ini kukasih videonya, cekidot.... :D



Jumat, 22 Maret 2013

Nikmatnya Semangkuk Mie Instant Setelah Olah Raga

Assalammu'alaikum wr wb.

Postingan kali ini agak "gaje" alias "gak-jelas". Sebenarnya hasrat menulis tentang postingan kali ini dikarenakan pengalaman pribadi penulis sendiri sih. Ya gak apa-apa sih, blog sendiri juga huehehehe.

Sore-sore sekarang ini, tiba-tiba perutku lapar. Kubuka lemari, tidak ada apa-apa. Kubuka tas, tidak ada apa-apa. Kubuka dompet, alhamdulillah masih ada apa-apanya. Aku bingung, mau langsung beli makan nasi, atau gak. Dan akhirnya, kuputuskan untuk membeli mie rebus di warung ibu surabaya. Lokasinya deket banget sama kosan. Sebenernya bisa sih masak sendiri, tapi kebetulan gasnya lagi abis dan gak ada cabe rawit sama sawinya. Kalo gak ada dua bahan itu, dampaknya bisa menurunkan hasrat kenikmatan surgawinya. Truss, berjalanlah dengan tertatih-tatih menuju warung ibu surabaya. Maklum, perut udah laper yang kebangetan gara-gara abis olah raga. "2 menit kemudian" aku nyampe ditempat ibu surabaya. Trus langsung deh pesen mie rebus rasa ayam bawang pake sawi, pake telor dikocok, trus cabe rawitnya diiris2. Cabe rawitnya bukan sembarang cabe rawit, cabe rawit super pedess yang biasa dipake buat nyambel bawang...(slllrrrpp...jadi ngecesss). "3 menit kemudian" pesenan mie rebusku udah jadi. Kubayar trus langsung kubawa pulang dengan riang gembira (hehehhee). 

Setelah sampai dikamar kos, mie rebusnya langsung kutaroh di mangkok. Tanpa Ba-Bi-Bu langsung aja kusantaapp....(sllllrppp...). Aroma rawitnya, nyengat banget. Sawinya empuk banget. Mienya, enak banget. Sensasi pedas dan gurihnya ueeedaaaaannn.... Wah, surga dunia banget, laper-laper gitu, makan mie rebus. Itulah, nikmatnya mie rebus sehabis olah raga. Ini ceritaku, ceritamu? (nah lho, malah ngiklaann). 

Yaa...pokoknya meskipun ini postingan gak penting, yang penting tetep nulis. :D


Selamat Menikmati :D (nyammiiii)

Senin, 18 Maret 2013

Bahagia itu indah lho

Assalammu'alaikum wr. wb.

Sudah beberapa hari tidak posting apapun. Tiba-tiba setelah mengerjakan tugas runtun waktu punya ide untuk menulis lagi. Kali ini mau menceritakan tentang kebahagiaan. Dan mungkin sedikit curhatan tentang bahagia itu sendiri.

Buat aku, bahagia itu bisa dibilang sederhana. Sesederhana senyuman. Mungkin banyak yang bakalan berpikir: " ahh omdo banget, emangnya hidup itu gampang apa?". Ya, aku tau hidup itu tidak segampang membalikkan telapak tangan. Aku bisa bilang gitu juga punya alasan. Salah satu cara untuk bertahan hidup di dunia ini adalah dengan memiliki uang, benar kan? Lihat saja, orang yang punya uang pasti berkuasa. Berkuasa maksudnya disini yaa bisa menikmati berbagai fasilitas dan kemudahan, bisa beli ini itu, wah banyak deh pokoknya. Aku juga sudah beberapa kali mencari nafkah sendiri. Meskipun uang bulanan selalu dikasih sama bapak, tapi untuk tambahan uang saku aku selalu mencari tambahan diluar, Tentu saja dengan cara yang halal. Misalnya, ikut lomba, jadi asisten praktikum, bantu skripsi orang, jadi surveyor, wah macam2 deh pokoknya. Nah uang itu biasanya aku beli alat2 elektronik, seperti printer lah, hard disk lah, atau beli alat kosmetik (ayee), beli baju, beli hp, beli sepatu, ikut kegiatan ini itu, ya pokoknya buat senang2 sendiri hehehehe. Sebenarnya sih uang jajan dari bapak udah bisa mencukupi, tapi kan pengen juga gitu ngerasain dapet duit sendiri. Ternyata yaa emang susah sih. Berat perjuangannya. Tapi itulah realita hidup.

Kembali ke topik pembicaraan mengenai kebahagiaan. Bahagia itu bagaimana mindset kita memprogram bahwa kita itu bahagia. Kenapa harus meruwetkan diri padahal hidup itu udah ruwet. Bisa dikatakan yang namanya "galau" itu kalo bisa jangan terlalu lama lah. Setiap orang pasti punya masalah sendiri-sendiri. PASTI. Tapi, justru kehebatan mereka itu terlihat dari bagaimana cara mereka mengontrol emosi, mengontrol tingkah laku, tutur kata, dsb. Aku juga punya banyak problematika. Tapi, dari dulu bapak selalu mengajarkanku untuk "think then act", jangan pake dengkul. Banyak orang yang begitu dihadapkan masalah langsung "srudak sruduk". Aih, keliatan ndeso banget ah. Calm, think, then ideas will come. Dengan begitu kita akan dapat selalu tertawa riang. 

Pernah gak, berpapasan sama orang yang gak dikenal di jalan. Tapi pas dia ngeliat ke kita dia manggut sambil senyum. Itu bikin mood jadi sedap banget kan. Nah, sesederhana itulah kebahagiaan. Paling males sama orang yang terlalu emosional. Orang gak salah apa2, eh didiemin. Padahal mungkin yang bersangkutan lagi sebel sama orang lain atau mungkin sama dirinya sendiri. Tapi kan kita gak ngerti apa2, maka aku selalu berkata dalam hati : "What I've done wrong? Why me?". Dan percaya gak percaya pertanyaan itu gak ada jawabannya. Ya jelaslah, orang bukan kita yang salah. Moodnya aja yang lagi berantakan trus kelempar deh ke kita. harusnya gak boleh gitu, kasian orang yang gak tau apa-apa. Kalo emang lagi gak mood ya udah menyendiri dulu, tapi kalo ketemu orang ya usahakan tetap dengan mimik wajah yang "enak untuk dilihat", kata-kata yang "enak untuk didengar", tingkah laku yang "enak untuk dipertontonkan".

Tapi, itu semua kembali lagi ke masing-masing orang sih. Tergantung bagaimana mereka menyikapi hidup mereka masing-masing. Kalo aku sih, dulu mungkin pas jaman-jaman SMP, SMA masih labil, tapi karena sekarang udah kuliah, usia juga udah 20an, ya mustinya bisalah memilah-milah mana yang baik dan yang buruk. But after all, I'm still learning too. I'll try my best :D

Kamis, 14 Maret 2013

Dear Diary - Ratu

Assalammu'alaikum wr. wb.

Postingan kali ini lagunya Ratu yang judulnya "Dear Diary". Sampe sekarang, aku masih seneng sama lagu ini. Liriknya sederhana, tapi nancep. Musik pianonya bunda maia ngena banget. Jadi, videonya aku cantumkan di postingan kali ini beserta liriknya. Cekidot.... :)


LIRIK
Dear diary, ku ingin cerita kepadamu
Tentangnya yang dulu singgah dihatiku
Sejak itu hidupku jadi bahagia
Karena dia slalu ada di hidupku....

Tapi kini dia menghilang
Dan tak tahu entah dimana
Diary ku, ku merindukannya....
Pujaanku engkau ada dimana

Telah habis air mata dan segenap kata-kata...
Telah kucurahkan
Haruskah aku berlari hingga ke ujung dunia
Untuk mencarinya.......


IU - A Story Only I Didn't Know

Assalammu'alaikum wr. wb.

Mungkin ni udah agak telat ya. Tapi, aku baru suka sama lagunya IU yang judulnya "A Story Only I Didn't Know". Menurutku lagunya sedih pake banget, apalagi suaranya IU yang sendu-sendu gimana gitu. Nah, ditambah lagi sama MV nya yang wow banget. Aktris yang jadi model video klipnya itu si unyu Park Bo Young lho. Aktingnya sungguh mampu merobek2 hatiku (hahahaa). Mau tau lagunya? Cekidot nih.... :D


Romaji
jeongmal neon da ijeotdeora
bangabge nal boneun neoui eolgul boni
geujeya eoryeompusi apaodeora
sae sal chaoreuji mothan sangcheoga
nunmureun heureujil anhadeora
ibyeorira haneun ge daedanchido mothaeseo
ireohge bojalgeoteobseoseo
joheun ibyeoriran geo, gyeolgug sesangen eobtneun iriran geol
aratdamyeon geuddae charari da ureodulgeol
geuddae imi naraneun geon negen kkeutieotdaneun geon
naman mollasseotdeon iyagi
sarangeun anieotdeora
nae gyeote meomuldeon siganieosseul ppun
ijeya eoryempusi argeotman gata
wae neon mianhaesseoyaman haetneunji
naega neomu deuldeosseotna bwa
ddeonaneun sunganmajeo gidaereul haesseotdani
eolmana useuwotdeon geoni
joheun ibyeoriran geo, gyeolgug sesangen eobsneun iriran geol
aratdamyeon geuddae charari da ureodulgeol
geuddae imi naraneun geon negen kkeutieotdaneun geon
naman mollasseodeon iyagi

Hangul
정말 넌 다 잊었더라
반갑게 날 보는 너의 얼굴 보니
그제야 어렴풋이 아파오더라
새 살 차오르지 못한 상처가
눈물은 흐르질 않더라
이별이라 하는 게 대단치도 못해서
이렇게 보잘것없어서
좋은 이별이란 거, 결국 세상엔 없는 일이란 걸
알았다면 그때 차라리 다 울어둘걸
그때 이미 나라는 건 네겐 끝이었다는 건
나만 몰랐었던 이야기
사랑은 아니었더라
내 곁에 머물던 시간이었을 뿐
이제야 어렴풋이 알 것만 같아
왜 넌 미안했어야만 했는지
내가 너무 들떴었나 봐
떠나는 순간마저 기대를 했었다니
얼마나 우스웠던 거니
좋은 이별이란 거, 결국 세상엔 없는 일이란 걸
알았다면 그때 차라리 다 울어둘걸
그때 이미 나라는 건 네겐 끝이었다는 건
나만 몰랐었던 이야기

Translation
You really did forget everything
Seeing how happily you’re greeting me
Only then did I vaguely begin to feel the pain
The wound that had yet to appear on my skin
The tears would not come
Since this farewell didn’t seem significant
Since it felt so inconsequential
A pleasant goodbye ultimately there can be no such thing
If I had known, I would have cried it all out then
At that time, that I was already a part of your ending
Was a story only I didn’t know
So it wasn’t love
It was just a moment which you spent by my side
Now I’m vaguely beginning to understand
Why you could only apologize
I must have been too excited
The very moment you left me, I was expecting you again
How foolish was I?
A pleasant goodbye ultimately there can be no such thing
If I had known, I would have cried it all out then
At that time, that I was already a part of your ending
Was a story only I didn’t know

*lirik copas dari sini : http://woybarnasianpop.wordpress.com/2011/02/17/lyric-iu-the-story-only-i-didnt-know-romhan/

Park Bo Young - My Prince

Assalammu'alaikum wr. wb.

Ada yang belum nonton film terbarunya Song Jong Ki dan Park Bo Young yang judulnya "A Werewolf Boy"? Buat yang udah nonton pasti masih terngiang-ngiang sama lagu yang dinyanyiin Park Bo Young buat Song Jong Ki di film itu. Suaranya yang imut serta syair dan lirik yang mendayu-dayu, sukses besar menambah nilai plus untuk film ini. Kesan romatis dan tragis yang timbul dari film ini pun tampak lebih hidup dengan lagu ini. Untuk yang pengen tau lagunya silahkan diliat... :)




Hangul 가사 & Romanization Lyrics


밤새도록 창밖에 해님이 뜨길 기다려
bamsaedorok changbakke haenimi tteugil gidaryeo
아침이 오면 그 사람 만날 수 있으니까요
achimi omyeon geu saram mannal su isseunikkayo

고마워요 내 손 잡아줘서 고마워요 내 눈 바라봐서
gomawoyo nae son jabajwoseo gomawoyo nae nun barabwaseo
고마워요 내가 그리던 왕자님 이렇게 내 앞에 나타나줘서
gomawoyo naega geurideon wangjanim ireoke nae ape natanajwoseo

하루 종일 하늘에 달님이 뜨길 기다려
haru jongil haneure dallimi tteugil gidaryeo
한밤이 오면 당신과 이야기할 수 있으니까요
hanbami omyeon dangsingwa iyagihal su isseunikkayo
잊지마요 우리의 약속을 잊지마요 우리의 비밀들을
itjimayo uriui yaksogeul itjimayo uriui bimildeureul
잊지마요 내가 당신의 눈빛에 얼마나 가슴이 뛰었었는지
itjimayo naega dangsinui nunbiche eolmana gaseumi ttwieosseonneunji



English Translation Lyrics


All night, I wait for the sun to rise out the window
Because when morning comes, I can meet that person
Thank you for holding my hand, thank you for looking into my eyes
Thank you, my prince that I’ve dreamed of, for appearing before me

All day, I wait for the moon to rise in the sky
Because when night comes, I can talk to you
Don’t forget our promise, don’t forget our secrets
Don’t forget how my heart raced when you looked at me


*copy-paste lyric dari web ini : http://beautifulsonglyrics.blogspot.com/2012/11/park-bo-young-my-prince-lyrics.html

Minggu, 10 Maret 2013

For You.. (someone that I'm in love with)

Assalammu'alaikum wr.wb.

Kali ini, aku mau menulis tentang "cinta". Cinta ini mungkin bukan cinta pertamaku semenjak aku lahir ke dunia ini. Sebenarnya aku gak pantes ngomongin soal cinta, soalnya jujur aja sampai saat ini aku masih belum  paham pengertian cinta secara bahasa, istilah, maupun harfiah (hahaha). Tapi, kali ini aku akan mencoba untuk menceritakan apa yang aku rasakan, aku alami, dan aku inginkan.

Jika ada yang bertanya, cinta apa yang aku alami, mungkin aku bisa jawab "bukan cinta monyet dan bukan pula cinta pertama". Jelas saja, cinta monyetku itu aku alami waktu masih duduk di bangku SD (yaelahh..hahaha). Kalo cinta pertamaku itu aku alami waktu masa-masa puber di SMP. Nah, kalo yang ini, aku mengalaminya bukan saat SD, bukan pula saat puber di SMP. Mungkin ini aku alami ketika masa peralihan dari "teenlit" alias remaja ke "maturity" alias dewasa (hahahaaa). 

Cinta ini tumbuh dari rasa patah hati pada cinta pertamaku dulu. Bisa dibilang cinta ini muncul ketika hatiku penuh dengan keputus asaan (aseeekkk). Waktu lulus SMP dulu, aku harus berpisah dengan cinta pertamaku yang bertepuk sebelah tangan (ajegile). Jadilah, pada masa awal-awal SMA aku menjadi wanita berdarah dingin, mungkin ibarat Kikyo di kartun Inuyasha, yang terlihat cuma "body" tapi "mind & soul" nya entah dimana (hahahhaa). Kemudian, perlahan tapi pasti, cinta ini merubah persepsiku tentang hidup bahkan tentang cinta itu sendiri. Namun, cinta datang terlambat. Hingga akhirnya cinta berlabuh dalam pelukan wanita lain. So sad isn't it? But it's OK. Aku berterima kasih kepada cinta yang telah merubah pola pikirku, yang telah membuatku menjadi setegar ini. :)

Waktu terus berlalu, hingga tahun demi tahun terlewati. Tak kunjung kudapatkan cinta darinya. Entah karena aku tak bisa membaca pertanda, ataukah karena jarak yang memisahkan, atau mungkin cinta telah sirna, I don't know. Tapi, jujur aja, sampai saat ini masih ada "getaran-getaran" itu. Dan kadang ada rasa serba salah, dilemma. Sebenarnya ingin sekali SMS atau telpon, tapi rasanya takut, apa hak ku untuk terus menerus bertanya, terus menerus ingin tahu. Ingin tahu kamu sedang apa, dimana, sibuk apa, apa yang kamu pikirkan, bagaimana keadaanmu. Terlalu banyak yang ingin aku ketahui. Tapi ada satu hal yang aku takut ketahui lagi tentang cinta. Aku takut, untuk kesekian kalinya cinta telah berlabuh, tapi tidak berlabuh padaku (lagi dan lagi). Banyak lagu yang kuputar di playlist dan selalu mengingatkanku tentang cinta. Setiap abis sholat, aku selalu berdoa, memohon keikhlasan dalam hati jika kelak cinta memang tidak ditakdirkan untukku. Aku terlalu pengecut untuk menyatakan cinta. Bukan karena takut terluka, tapi aku takut untuk kehilangan. Sebenarnya aku sudah mencoba untuk mencari cinta yang lain. Pernah suatu kali aku mencoba mendekati cinta yang lain, namun setelah sekian lama, kusadari cinta itu bukan cinta yang kucari. Maka kutinggalkan cinta itu segera sebelum ia terlanjur jatuh padaku.

Mungkin yang bisa kulakukan saat ini, berdoa, memohon pada Yang Kuasa agar kelak cinta akan berlabuh padaku. Entah itu cinta darimu, atau bisa jadi cinta lain yang belum pernah kuperhitungkan sebelumnya. Lagi-lagi.. I don't know (hahahaa). Sekali lagi, aku tekankan disini, cinta itu adalah ikhlas, ikhlas untuk mencintai, bahkan ikhlas jika harus melepaskan, doa untuk cinta adalah kebahagiaan untukku, untukmu, mungkin untuk kita berdua... this song is for u... Afgan with "Jodoh pasti bertemu", check this out :D








Sabtu, 09 Maret 2013

RECTOVERSO : Malaikat Juga Tahu

Assalammu'alaikum wr. wb.

Untuk postingan kali ini aku ingin sedikit menceritakan tentang film RECTOVERSO yang berjudul Malaikat Juga Tahu. Sebenarnya semua cerita dalam RECTOVERSO itu sama bagusnya, dan juga sama-sama bikin patah hati (hehehee). Tapi, ada satu yang membuat aku benar-benar bisa menangis berlinangan air mata, yaitu Malaikat Juga Tahu. Mau tahu kenapa? Check this out! :)

Dalam kisah Malaikat Juga Tahu ini, kita disuguhi cerita kesederhanaan sekaligus kesempurnaan cinta dari seorang anak manusia yang meskipun memiliki ketidak sempurnaan dan keterbatasan, ia memiliki sebuah anggapan "kesempurnaan" merupakan suatu jumlahan yang memiliki total seratus. Ini tampak dari scene dimana Abang (diperankan oleh Lukman Sardi) yang menumpuk kotak-kotak sabun hingga berjumlah SERATUS dan ketika sebuah kotak sabun disembunyikan oleh salah seorang anak kos yang ngekos dirumahnya, Abang kelabakan mencari-cari SATU kotak sabun yang hilang itu (sambil mengamuk). 

Dilain sisi, ada seorang tokoh gadis baik hati yang ngekos dirumahnya bernama Leia (diperankan oleh Prisia Nasution) yang selalu memperlakukan Abang dengan normal. Ketika Abang sedang bingung mencari sekotak sabun yang hilang, untungnya bertemu dengan Leia di warung sekitar kosan yang juga rumah Abang. Leia lalu membelikan SATU kotak sabun untuk Abang. Kemudian, sesampainya di rumah, Abang menghitung kembali kotak-kotak sabunnya yang ternyata berjumlah SERATUS. Dan ia pun ingin mengembalikan kotak sabun yang dibelikan oleh Leia, namun Leia menyuruh Abang untuk menyimpannya saja untuk jaga-jaga kalau satu kotak sabun milik Abang hilang lagi.

Konflik dalam film ini muncul ketika adik Abang yang bernama Hans pulang ke rumah dan akhirnya menjalin cinta dengan Leia. Bunda (ibu abang dan hans) akhirnya menyuruh Leia dan Hans untuk keluar dari rumah itu demi menjaga hati Abang yang sebenarnya sangat..sangat...sangat mencintai Leia. 

Scene yang paling menyentuh dalam film ini adalah ketika Leia sudah keluar dari rumah itu dan Abang mendapati kamar Leia yang kosong melompong. Tentu saja, Abang mengamuk bukan main, menangis, dan bersujud serta memeluk Bunda dengan erat (di sinilah tepatnya air mataku mengalir hahahaa). Di tempat lain, Leia yang sudah pindah sedang menyusun barang-barangnya hingga akhirnya ia menemukan sebuah amplop yang kemudian dibukanya. Amplop itu berisikan surat yang bertuliskan :

"Seratus itu sempurna. Kamu itu satu. Lebih. Lebih sempurna..."

Leia pun menangis...(so do I...hehehe )

Aku rasa maksud dari surat si Abang itu ada hubungannya dengan scene kotak sabun yang hilang. Jumlah kotak sabun Abang ada seratus, tapi hilang satu. Leia hanya memberikan Abang SATU kotak sabun, namun dengan satu kotak sabun itu jumlah kotak sabun abang jadi seratus lebih satu, sehingga LEBIH SEMPURNA.... menurutku itu analoginya...hehehe

Dalam film itu dapat dirasakan cinta yang tulus dari Abang kepada Leia yang membuat aku iba dan tangisan pun tak tertahankan (hahahaa). Film ini recommended buat yang belum nonton. Selain Malaikat Juga Tahu, masih ada cerita lain yang disuguhkan dalam film RECTOVERSO ini. So, don't miss it.... :)


Hampamu takkan hilang semalam oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri cintakulah yang sejati

Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Selasa, 05 Maret 2013

Sedih itu...

Sedih itu...mungkin bukan karena patah hati, apalagi diselingkuhi....
Sedih itu...mungkin karena ketika kita menyadari seseorang itu berharga, namun nyatanya kini ia telah tiada....


Dua baris kalimat di atas mungkin sanggup menceritakan sedikit rasa yang ada dalam hatiku malam ini. Jogja dan sekitarnya beberapa hari ini dibasahi oleh hujan. Dinginnya udara seolah berkomplot dengan hatiku yang sedikit merasa gundah gulana. Tentu saja semua ini beralasan. Malam ini, akan aku tumpahkan curahan hati ini biar mak plonk...

Malam ini tiba-tiba saja aku teringat pada sosok seorang perempuan yang notabene adalah kakak tingkatku di statistika. Beliau adalah mb Risa. Awalnya aku kenal dengan beliau adalah ketika semester 1 para MaBa diwajibkan untuk ikut AAI. Beliau dulu adalah pemanduku. Yang paliiiiing aku ingat kalo lagi AAI dulu itu, beliau selalu membawa makanan. Jadi AAI tidak hanya sekedar pengajian dan pengkajian aja, ada hiburan, sharing, bahkan ngobrolin tentang mata kuliah kita. Aku malah punya fotokopian catetan AVM beliau, masih ada sampai sekarang. Setiap kali AAI, tempatnya pindah-pindah, jadi kita gak bosen. Dan yang paling aku ingat juga adalah, beliau adalah pecinta warna Pink. Al-Qur'an yang selalu dibawa beliau berwarna pink, baju yang dipakai sering kali warna pink, pokoknya pink mania. Kita emang jarang ketemu sih, mungkin karena beda angkatan, kuliahnya juga beda. Tapi kalo ketemu sering bertegur sapa. Hal-hal biasa aja sebenarnya, tapi mungkin kebaikan hati beliau yang membuatku amat sangat terkesan hingga hari ini. Semangatnya, dan kata-kata motivasi yang senantiasa terucap....

Mungkin sudah tidak ada lagi kesempatan untuk bertegur sapa, sharing, bahkan untuk bertemu. Tapi, yang bisa kulakukan mungkin dengan mendoakan beliau agar senantiasa diberi tempat terbaik disisiNya. Terima kasih mb Risa, pertemuan singkat ini memberikan kesan mendalam buatku. Terima kasih.... :')

Senin, 04 Maret 2013

Alhamdulillah... perjuangan dimulai!!!

Assalammu'alaikum wr. wb.

Hari ini aku ketemu sama dosen pembimbing skripsiku. Mulai nunggu di kampus jam 8 pagi, hingga akhirnya sang dosen yang ditunggu-tunggu datang sekitar jam 10an. Selama penantian itu, jujur aja, mulutku gak berhenti komat kamit berdzikir, baca doa, pokoknya segala usaha buat menenangkan hati. Saking tegangnya, sampai-sampai susah untuk berekspresi. Mimik wajah datar dengan bibir yang selalu bergerak komat-kamit. Sampai-sampai pas temenku datang buat konsul, wajahku pas noleh bener2 gak ada ekspresi, temenku sampe ragu "ini beneran tira bukan ya?" (hahahaa). Tadi nunggu dosennya bertiga sama mbak-mbak yang lagi konsultasi buat tesisnya. Trus pas bapaknya datang, langsung deh diserbu oleh kita bertiga. Awalnya yang masuk duluan mbak-mbak tesis, setelah beberapa menit konsul mbaknya keluar. Nah gantian aku yang masuk. Pas aku nongol di pintu bapaknya langsung bilang gini : "Sini mbak, duduk sini" (sambil nepuk-nepuk sofa). Trus, aku masuk tuh ke dalam langsung duduk. Aku langsung bilang : "Pak, gini, kemaren kan judul saya ditolak, nah bapak kan minjemin buku, saya gak jadi pake tema yang ada di buku bapak, kebetulan saya nemu sesuatu--> (sempet2nya terngiang2 lagu syahrini gara2 nyebut kata 'sesuatu'), di internet, ini pak...(nyodorin jurnal)". Si bapak langsung buka-buka jurnal. Trus bapaknya bilang : "Kalo ini saya pikir bisa mbak, materinya lumayan banyak, komputasinya juga saya rasa tidak terlalu sulit (bapaknya ngomong sambil ngacungin jempol berkali-kali--> aku terharu). Kemaren bukannya apa-apa judulnya saya tolak, tapi ntar mesakke mbaknya kalo terlalu sulit ntar gak lulus2...(bapaknya ngomong gitu sambil ngembaliin kartu mahasiswaku)". Trus aku jawab : "iya pak".  Karena lemes gara2 tadi tegang banget, yaudah deh aku cepet2 pamit aja. Terimakasih buat pak Banar, dosenku KP, sekarang skripsi juga. Mohon bimbingannya ya pak, mudah2an saya bisa cepet selesei. Amiiiin. 

Dan ini adalah awal mula perjuangan yang sesungguhnya Tira! Semangat! U can do it !!! :D

Minggu, 03 Maret 2013

Bismillah...

Assalammu'alaikum wr. wb.

Postingan kali ini masih akan bercerita tentang skripsi ya. Maklum, si empunya blog memang sedang dalam proses pengerjaan skripsi (ha-ha-ha). Oh,ya aku belum sempat nulis disini, waktu tanggal 25 Februari 2013 kemaren aku mengajukan judul ke dosen pembimbingku, tapi ditolak oleh beliau, tapi aku dipinjemin buku lho (bapaknya so sweet). Iya sih, emang sulit tampaknya tema yang aku usulkan itu. Ya ndak apa-apa, mungkin memang itulah yang terbaik. Berusaha tetap "legowo" sembari berusaha mencari judul yang lain. Dan alhamdulillah sekarang udah dapet judul lagi setelah seminggu bertapa di dalam perpus. Sekarang aku rajiiiiin banget ke perpus, padahal dulu jarang. Ya ndak apa-apa deh, hikmah dari semua ini. Aku juga dapat banyak istilah baru dalam statistika. Bersyukur, banyak sekali hikmahnya ini. 

Nah, besok aku mau menemui dosen pembimbingku lagi dengan membawa jurnal dan judul yang baru. Mudah-mudahan diterima ya. Ya Allah, tolong kabulkan permintaan hamba ini. Biar bisa segera nyusun laporannya. Aku selalu berdoa semoga keinginan untuk wisuda bulan Agustus bisa terwujud. Amin :)