WELCOME

Sabtu, 09 Maret 2013

RECTOVERSO : Malaikat Juga Tahu

Assalammu'alaikum wr. wb.

Untuk postingan kali ini aku ingin sedikit menceritakan tentang film RECTOVERSO yang berjudul Malaikat Juga Tahu. Sebenarnya semua cerita dalam RECTOVERSO itu sama bagusnya, dan juga sama-sama bikin patah hati (hehehee). Tapi, ada satu yang membuat aku benar-benar bisa menangis berlinangan air mata, yaitu Malaikat Juga Tahu. Mau tahu kenapa? Check this out! :)

Dalam kisah Malaikat Juga Tahu ini, kita disuguhi cerita kesederhanaan sekaligus kesempurnaan cinta dari seorang anak manusia yang meskipun memiliki ketidak sempurnaan dan keterbatasan, ia memiliki sebuah anggapan "kesempurnaan" merupakan suatu jumlahan yang memiliki total seratus. Ini tampak dari scene dimana Abang (diperankan oleh Lukman Sardi) yang menumpuk kotak-kotak sabun hingga berjumlah SERATUS dan ketika sebuah kotak sabun disembunyikan oleh salah seorang anak kos yang ngekos dirumahnya, Abang kelabakan mencari-cari SATU kotak sabun yang hilang itu (sambil mengamuk). 

Dilain sisi, ada seorang tokoh gadis baik hati yang ngekos dirumahnya bernama Leia (diperankan oleh Prisia Nasution) yang selalu memperlakukan Abang dengan normal. Ketika Abang sedang bingung mencari sekotak sabun yang hilang, untungnya bertemu dengan Leia di warung sekitar kosan yang juga rumah Abang. Leia lalu membelikan SATU kotak sabun untuk Abang. Kemudian, sesampainya di rumah, Abang menghitung kembali kotak-kotak sabunnya yang ternyata berjumlah SERATUS. Dan ia pun ingin mengembalikan kotak sabun yang dibelikan oleh Leia, namun Leia menyuruh Abang untuk menyimpannya saja untuk jaga-jaga kalau satu kotak sabun milik Abang hilang lagi.

Konflik dalam film ini muncul ketika adik Abang yang bernama Hans pulang ke rumah dan akhirnya menjalin cinta dengan Leia. Bunda (ibu abang dan hans) akhirnya menyuruh Leia dan Hans untuk keluar dari rumah itu demi menjaga hati Abang yang sebenarnya sangat..sangat...sangat mencintai Leia. 

Scene yang paling menyentuh dalam film ini adalah ketika Leia sudah keluar dari rumah itu dan Abang mendapati kamar Leia yang kosong melompong. Tentu saja, Abang mengamuk bukan main, menangis, dan bersujud serta memeluk Bunda dengan erat (di sinilah tepatnya air mataku mengalir hahahaa). Di tempat lain, Leia yang sudah pindah sedang menyusun barang-barangnya hingga akhirnya ia menemukan sebuah amplop yang kemudian dibukanya. Amplop itu berisikan surat yang bertuliskan :

"Seratus itu sempurna. Kamu itu satu. Lebih. Lebih sempurna..."

Leia pun menangis...(so do I...hehehe )

Aku rasa maksud dari surat si Abang itu ada hubungannya dengan scene kotak sabun yang hilang. Jumlah kotak sabun Abang ada seratus, tapi hilang satu. Leia hanya memberikan Abang SATU kotak sabun, namun dengan satu kotak sabun itu jumlah kotak sabun abang jadi seratus lebih satu, sehingga LEBIH SEMPURNA.... menurutku itu analoginya...hehehe

Dalam film itu dapat dirasakan cinta yang tulus dari Abang kepada Leia yang membuat aku iba dan tangisan pun tak tertahankan (hahahaa). Film ini recommended buat yang belum nonton. Selain Malaikat Juga Tahu, masih ada cerita lain yang disuguhkan dalam film RECTOVERSO ini. So, don't miss it.... :)


Hampamu takkan hilang semalam oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri cintakulah yang sejati

Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

1 komentar:

  1. Seratus sempurna,
    kamu satu lebih lebih sempurna.

    Dulunya abang mengira seratus itu sempurna, tapi semenjak bertemu Leia, dia menyadari perasaannya bahwa seratus sempurna itu tiada apa-apanya dibandingkan seorang Leia. Saking bangetnya.. jadi lebih lebih.

    :-)

    BalasHapus